Your Ad Here
Related Posts Widget for Blogs by LinkWithin

Myspace Calendars, Fun Calendars at WishAFriend.com
Blog Widget by LinkWithin

Monday, April 20, 2009

Skin-to-Skin Contact untuk Bayi Baru Lahir

Menyentuh si kecil saat ia baru saja dilahirkan mungkin menjadi kenangan yang tak pernah sobat bunda lupakan. Meskipun saat itu saya hanya sempat beberapa detik merasakan Sentuhan dari kulit ke kulit antara saya dan bayi saya dikarenakan setelahnya ia harus terpisah dari saya untuk beberapa waktu (kurang lebih 1X24 jam), namun sudah cukup untuk bisa menjalin ikatan batin antara saya dan bayi saya. bila syarat kondisi ibu maupun bayi normal, waktu untuk sentuhan dari kulit ke kulit itu tentu saja bisa dilakukan lebih lama.
Saya memang melahirkan dengan normal namun dengan sedikit bantuan vakum. Karena kondisi suhu tubuh saya yang pada saat setelah melahirkan cukup panas, suhu tubuh bayi saya juga panas. Dengan alasan untuk menghindari kemungkinan buruk bayi saya dapat terkena infeksi,akhirnya dokter memutuskan untuk memberikan perawatan ekstra untuk bayi saya.
Alhamdulillah, setelah 1X24 Jam saya akhirnya dapat dipertemukan lagi dengan bayi saya. tapi tahukah sobat bunda, bahwa ternyata sentuhan dari kulit ke kulit antara ibu dan bayi bisa memberi banyak manfaat. Proses ini dapat dilakukan segera setelah bayi lahir. Tentunya dengan syarat kondisi ibu maupun bayi normal.
Kontak kulit ke kulit bisa dilakukan sesaat setelah proses persalinan. Skin to skin contact pertama kali itu juga dijadikan sebagai sarana untuk inisiasi menyusui dini (IMD). Setelah lahir bayi akan dibersihkan dan disiapkan untuk proses menyusui.
Saat dibersihkan, bayi akan di lap pada bagian kepala, badan, dan wajah. Sedangkan telapak tangannya tetap dibiarkan seperti sedia akala agar bau Amnion (cairan yang melindungi bayi di rahim) tidak hilang. Hal ini dimaksudkan agar bayi lebih mudah mencari puting susu ibunya untuk IMD. Bau Amnion itu memiliki aroma yang sama dengan puting susu ibu. Sedangkan proses lanjutan bagi bayi seperti pemberian tetes mata dan penyuntikan Vitamin K dapat menunggu beberapa jam setelah proses kontak kulit ke kulit ini dilakukan.

Bayi yang segera setelah dilahirkan langsung mengalami sentuhan kulit ke kulit akan lebih mampu untuk menemukan sendiri putting ibunya dan mengambil posisi menyusu yang benar saat proses IMD setidaknya selama satu jam. Namun jika setelah beberapa saat bayi tak jua mampu menemukan sendiri puting susu ibunya, sang ibu bisa menstimulasi dengan meletakkan mulut bayi lebih dekat ke puting.
Manfaat pemberian ASI pada hari-hari pertama ini memiliki peran yang besar dalam membangun kedekatan dan kelekatan antara bayi dan ibunya. Sentuhan kulit ke kulit antara ibu dan bayi dapat memeberikan rasa kehangatan sendiri yang sangat diperlukan bagi si bayi dalam proses penyesuaian lingkungan bayi di luar rahim. Terlebih jika sang ibu dapat menyusui dengan posisi yang benar, maka seluruh focus perhatian, pikiran dan perasaan kasih saying pada si bayi. Jika proses ini dapat berlangsung sempurna, bayi anda pasti akan terlihat begitu bahagia.
Jika sobat bunda berhasil melakukan kontak kulit ke kulit dengan si kecil dan IMD berjalan lancar. Sobat bunda akan menuai berbagai manfaat diantaranya ialah:
  • Menjaga suhu normal tubuh bayi agar lebih stabil
  • Membuat detak jantung dan irama nafas bayi lebih beraturan dan stabil
  • Kandungan gula dalam darah bayi lebih baik
  • Kolostrum sebagai salah satu kandungan ASI berguna untuk melindungi saluran cerna sehingga mampu mencegah resiko alergi
  • Memberikan peluang kolonisasi bakteri yang tidak berbahaya dari tubuh ibu ke tubuh bayi
  • Jika proses IMD berjalan lancar akan membuat ibu lebih mudah untuk memberikan ASI Eksklusif untuk jangka panjang yaitu 6-12 bulan

Jika sang ibu jarang memberikan ungkapan kasih sayangnya melalui kontak fisik seperti sentuhan, pelukan,dekapan,dsb justru akan membuat sang anak tumbuh menjadi pribadi yang kurang bisa bersosialisasi dan sulit diatur. Hal ini akan mulai terlihat jika sang anak telah memasuki usia diatas 8 bulan. Sang anak akan mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkunngannya. Ia juga menjadi kurang peka terhadap rasa gembira. Menjadi tidak mandiri, berkurangnya rasa simpati dan emapati , dak kurang mampu bersikap terbuka pada orang lain serta cenderung murung dan sedih juga merupakan dampak dari kurangnya kontak fisik tersebut. Sedangkan hubungan antara anak dan orangtuapun menjadi berjarak dan tak hangat bisa terbawa terus sampai kelak anak beranjak dewasa.

Selain ibu, ayah pun memiliki pernan yang tak kalah penting. Ayah bisa turut serta dalam pembangunan jiwa sang anak dengan melakukan hal-hal kecil seperti Sekedar mengganti popoknya, memandikan, memeluk dan menidurkan si kecil . jika ayah bisa melakukan itu di waktu luangnya, maka secara tak langsung ayah juga turut menjaga kestabilan emosi ibu karena ibu jadi merasa memiliki kawan untuk berbagi tugas merawat si keci.jika sang ibu bebas stress, maka sang ibu bisa memberikan ASI secara lancar. Ingat lho sobat bunda, lancar tidaknya ASI juga dipengaruhi oleh kestabilan emosi sang ibu..selamat mengasuh yach..

Comments :

0 komentar to “Skin-to-Skin Contact untuk Bayi Baru Lahir”

Post a Comment

comment here..

visitor counter


 

Copyright © 2009 by FREE 2 BE